Memahami Istilah Pengendalian Keuangan Beserta 6 Tahapannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on tumblr
Pimpinan perusahaan harus tahu bagaimana cara melakukan pengelolaan keuangan. Kali ini, kenali istilah pengendalian keuangan serta 6 tahap penting di dalamnya.
image 77

Mengelola dana perusahaan adalah tantangan besar bagi sebuah bisnis yang sedang berkembang. Pemilik harus mampu melakukan pengelolaan keuangan agar rencana pengembangan bisa berjalan dengan baik.

Kali ini saya mengajak Anda memahami apa itu pengendalian keuangan serta 6 tahapan yang ada di dalamnya.

Pengertian Pengendalian Keuangan

Pengendalian keuangan adalah sebuah kegiatan yang berfungsi untuk menjaga perusahaan agar berjalan sesuai perencanaan.

Saat usaha masih kecil (setingkat UMKM), pemilik masih bisa banyak ikut mengendalikan keuangan secara langsung. Namun saat bisnis berkembang, pemilik butuh sistem yang lebih kompleks.

Perencanaan keuangan harus diiringi dengan sistem pengendalian keuangan yang handal.

Tahapan Pengendalian Keuangan

Menurut Mulyadi (2001:501), pengendalian keuangan dilakukan sesuai dengan besar kecilnya perusahaan. Pada umumnya, tahapan pengendalian keuangan bisa dibagi menjadi 6, yaitu:

1.      Pengendalian dengan Pengawasan Fisik

Hal ini dilakukan di perusahaan kecil dan dilakukan langsung oleh pimpinan perusahaan. Pengendalian ini bertujuan untuk merencanakan tindakan perusahaan berikutnya.

2.    Pengendalian Keuangan dengan Akuntansi Historis

Pimpinan bisa menggunakan catatan historis untuk merencanakan dan mengendalikan perusahaan. Caranya adalah dengan membandingkan catatan periode ini dengan periode-periode sebelumnya.

3.    Pengendalian Keuangan dengan Anggaran Statis dan Biaya Standar

Perusahaan perlu melakukan anggaran dan standar sebagai alat perencanaan dan pengendalian. Hal ini dilakukan karena perusahaan semakin berkembang. Tugas ini harus dilakukan oleh pimpinan perusahaan.

4.      Pengendalian Keuangan dengan Anggaran Fleksibel

Perencanaan dan pengendalian perusahaan diperbaiki menggunakan anggaran fleksibel biaya standar. Fungsinya adalah untuk menyediakan tolak ukur prestasi sesuai kapasitas sesungguhnya.

5.      Pengendalian Keuangan Pembuatan Pusat dan Sistem Akuntansi Pertanggungjawaban

Cara penilaian pertanggungjawaban manajer pusat adalah dengan membandingkan anggaran dengan realisasinya. Manajer hanya bertanggung jawab atas hal-hal yang berada di bawah kendalinya.

6.    Pengendalian Keuangan dengan Software Akuntansi

Fungsi utama software ini adalah untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan. Data ini akan diolah menjadi laporan keuangan dengan tambahan fitur anggaran.

Melakukan pengendalian keuangan memang tidak mudah, dan harus dilakukan secara bertahap. Namun saat sistem berhasil diciptakan, perusahaan akan lebih mudah mengelola dana dan mengembangkan bisnis.