Laporan Keuangan Perusahaan Jasa; Bagian-Bagian dan Contoh

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on tumblr
Sudah memastikan manajer keuangan Anda handal dalam membuat laporan keuangan perusahaan jasa? Simak bagian-bagian dalam laporan tersebut beserta contoh-contohnya.

Menjalankan bisnis pada bidang jasa bisa sangat menguntungkan, bila Anda lihai dalam mengelola pendanaan. Sebagai dasar, pastikan manajer keuangan sudah handal dalam membuat laporan keuangan perusahaan jasa.

Kali ini, saya ajak Anda untuk mengetahui tujuan, bagian-bagian, serta contoh laporan keuangan perusahaan jasa.

Tujuan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Laporan keuangan perusahaan jasa adalah catatan pendanaan yang memiliki beberapatujuan, diantaranya:

  • Memaparkan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan
  • Sumber data informasi
  • Menilai capaian perusahaan di bidang keuangan

Bagian-Bagian Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Menurut Standar Akuntansi Keuangan, ada beberapa hal yang harus ada dalam laporan keuangan perusahaan jasa yakni:

  1. Laporan laba rugi
  2. Laporan perubahan ekuitas atau modal
  3. Laporan arus kas
  4. Informasi komparatif
  5. Catatan keuangan tambahan

Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa

Laporan ini berisi tentang kegiatan operasional, investasi dan keluar masuknya kas (arus kas) dalam perusahaan.

Contoh:

PT Angkasa

Laporan Arus Kas

Akhir Periode 31 Desember 2015

Arus kas dari aktivitas operasional

Kas dari jasa konsultasi                                                           1.000.000

Dikurangi :

Persediaan                  (250.000)

Pajak                            (150.000)

(400.000)

Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasional               600.000

Aliran Kas dari Aktivitas Investasi

Kas dari hasil investasi                                                            500.000

Kas keluar untuk pajak (50.000)

Aliran kas bersih untuk aktivitas Investasi                  450.000

Kenaikan kas                                                               1.150.000

Saldo kas pada awal tahun                                         100.000

Saldo kas pada akhir tahun                                         1.250.000

Laporan Perubahan Ekuitas

Berisi perubahan modal dalam perusahaan pada akhir periode. Mencantumkan modal awal.

Contoh:

PT Angkasa

Laporan Perubahan Modal

Periode 31 Desember 2015

Modal Mr. Angkasa 1 Juli 2015                                               Rp. 30.000.000

Laba bersih bulan Juli 2015                                        Rp 15.000.000

Rp 15.000.000

Prive Mr Angkasa                                                                    Rp 2.700.000

Modal Mr Angkasa 31 Desember 2015                                  Rp 12.300.000

Laporan keuangan perusahaan jasa ternyata sangat mudah dibuat, bukan? Jangan sampai melewatkan bagian-bagian yang dibutuhkan untuk melengkapi laporan tersebut. Dengan laporan keuangan yang baik, kondisi perusahaan dapat dipetakan dengan baik.